Recent in Culture

BREAKING

Kamis, 05 September 2013

Safri Modding-Rahman Rahim Blusukan ke Rumah Warga

Pasangan calon Bupati Wajo Andi Safri Modding-Rahman Rahim menggelar kampanye dialogis blusukan ke rumah-rumah Masyarakat Kecamatan Belawa, Rabu 4/9/2013.

Paslon Suriadi-Sabaruddin Gelar Kampanye Terpisah

WMNews - Pasangan calon Bupati Wajo Andi Suriadi Belo-M Sabaruddin Mallo menggelar kampanye dialogis di posko pemenangannya yang berada di Jl Pallawa Rukka, Madukelleng, Kecamatan Tempe, Rabu (4/9/2013).
Tidak seperti kandidat lain, pasangan ini menggelar kampanye dialogis secara terpisah. Andi Suriadi Belo di Kecamatan Tempe, sementara Sabaruddin di Kecamatan Tanasitolo.

Dalam kampanye dialogis Andi Suriadi memperkenalkan dirinya dan menggelar simulasi calon saksi. Ia menjelaskan bahwa ia sengaja mengundurkan diri dari jabatannya karena melihat pemerintahan yang ada, tidak lagi berperan sebagai pelayan masyarakat. Di hadapan tim dan simpatisannya, Andi Suriadi mengatakan bahwa berkat dukungan rekan dan keluarganya sehingga ia mengambil langkah untuk ikut dalam bursa pemilihan Bupati Wajo.

"Kalau dilihat dari kekayaan alamnya, mestinya masyarakat Wajo tidak ada yang miskin. Makanya, kalau mau membenahi Wajo harus dimulai dari pemerintahannya," tutur Suriadi.

Menurutnya, pemerintahan yang baik pastilah mampu memberikan kontribusi yang baik kepada masyarakatnya. Suriadi menyebutkan,  ciri dari demokrasi adalah warga diberi hak untuk memilih dengan kata lain, semua jabatan adalah milik rakyat sehingga siapapun yang menduduki jabatan harus melayani pemilik jabatannya.

"Pilih orang yang pantas duduk mengurus rakyat. Jadikan pemilihan lalu sebagai pengalaman. Sekarang banyak yang duduk hanya mengurus diri sendiri. Ini kewajiban seluruh masyarakat memperbaiki daerahnya," ungkap Suriadi.

Penulis Udink
Editor: Reonaldhy

Rabu, 04 September 2013

Ini Tugas Bersama Berantas Korupsi

WMNews - Indonesian Corruption Watch (ICW) merilis nama 36 anggota DPR yang tak pro pemberantasan korupsi. ICW menyertakan 5 indikator para politisi Senayan tersebut tak pro pemberantasan korupsi.Seperti siaran pers yang dikirim peneliti ICW Donald Fariz kepada detikcom, Jumat (28/6/2013), ada lima indikator yang dipakai sebagai berikut:
1. Politisi yang namanya pernah disebut dalam keterangan saksi atau dakwaan JPU terlibat serta atau turut menerima sejumlah uang dalam sebuah kasus korupsi.
2. Politisi bekas terpidana kasus korupsi.
3. Politis yang pernah dijatuhi sanksi atau terbukti melanggar etika dalam pemeriksaan oleh Badan Kehormatan DPR.
4. Politisi yang mengeluarkan pernyataan di media yang tidak mendukung upaya pemberantasan korupsi.
5. Politisi yang mendukung upaya revisi UU KPK yang berpotensi memangkas dan melemahkan kewenangan lembaga tersebut. (http://news.detik.com/read/2013/06/28/184147/2287574/10/?nd772204topnews)

sementara menurut (http://nasional.kompas.com/read/2013/06/28/1919229/36.Caleg.Ini.Dipertanyakan.Komitmen.Pemberantasan.Korupsinya),Berikut ini daftar lengkap 36 caleg bermasalah:

Golkar: 9 orang
1. Aziz Syamsuddin
Disebut oleh Saksi (AKBP Thedy Rusmawan) dalam persidangan kasus simulator (28/5/2013) menerima uang untuk memperlancar proyek simulator SIM.
2. Bambang Soesatyo
Disebut oleh Saksi (AKBP Thedy Rusmawan) dalam persidangan kasus simulator (28/5/2013) menerima uang untuk memperlancar proyek simulator SIM.
3. Idris Laena
Melakukan pelanggaran etika (sedang) dalam kasus permintaan barang atau upeti kepada BUMN.
4. Nurdiman Munir
Mendukung upaya revisi UU KPK yang berpotensi melemahkan kewenangan lembaga tersebut.
5. Setya Novanto
Kesaksian Lukman Abbas di Pengadilan Tipikor Pekanbaru mengaku menyerahkan uang 1.050.000 dollar AS (sekitar Rp 9 miliar) kepada Kahar Muzakir setelah pertemuan dengan Setya Novanto.
6. Kahar Muzakir
Kesaksian Lukman Abbas di Pengadilan Tipikor Pekanbaru mengaku menyerahkan uang 1.050.000 dollar AS (sekitar Rp 9 miliar) kepada Kahar Muzakir.
7. Melchias Marcus Mekeng
Disebut sebagai "Ketua Besar" dalam BBM antara Mindo Rosalina Manulang dan Angelina Sondakh dalam kasus wisma atlet.
8. Priyo Budi Santoso
Nama Priyo Budi S masuk dalam tuntutan JPU atas kasus pengadaan Al Quran dan laboratorium yang menyeret Dendi Prasetya dan Zulkarnain Djabar.
9. Charles Jonas Mesang
Disebut dalam surat dakwaan untuk terdakwa bekas Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Sjafii Ahmad di Pengadilan Tipikor, Senin (29/11/2010), menerima uang dari proyek pengadaan alkes di Kemenkes sebesar Rp 90 juta.

Demokrat: 10 orang
1. Edhie Baskoro Yudhoyono
Laporan dugaan pencemaran nama baik oleh Ibas kepada Yulianis dinilai oleh LPSK menghambat pemberantasan korupsi.
2. Mirwan Amir
Saksi Mindo Rosalina M dalam persidangan menyebutkan peran yang bersangkutan sebagai "Ketua Besar" yang menerima uang dari proyek wisma atlet.
3. Jhonny Allen Marbun
Disebut oleh Abdul Hadi Jamal (tersangka kasus korupsi pembangunan dermaga dan bandara Indonesia timur) menerima uang Rp 1 miliar dalam proyek yang sama.
4. Achsanul Qosasi
Melakukan pelanggaran etika ringan dalam kasus permintaan barang atau upeti kepada BUMN.
5. Ignatius Mulyono
Membantu pengurusan sertifikat Hambalang atas permintaan Anas Urbaningrum.
6. Muhammad Nasir
Audit BPK menyebut nama Muhammad Nasir termaktub dalam akta kepemilikan PT Anugerah Nusantara.
7. Sutan Bhatoegana
Disebut oleh JPU menerima uang dalam kasus solar home system (SHS) dan hal tersebut juga diakui oleh terdakwa Kosasih Abas.
8. Marzuki Alie
Pernah menyampaikan wacana pembubaran KPK. (Baca pula: Penyataan Kontroversial Marzuki Alie).
9. Max Sopacua
Disebut dalam surat dakwaan untuk terdakwa bekas Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Sjafii Ahmad di Pengadilan Tipikor, Senin (29/11/2010), menerima uang dari proyek pengadaan alkes di Kemenkes sebesar 45 juta.
10. Mahyudin
Disebut oleh saksi Mindo Rosalina M dalam persidangan (16/1/1012) sebagai "Pak Ketua" yang menerima sejumlah uang dari pembahasan wisma atlet.

PDI Perjuangan: 5 orang
1. Herman Hery
Disebut oleh saksi (AKBP Thedy Rusmawan) dalam persidangan kasus simulator (28/5/2013) menerima uang untuk memperlancar proyek simulator SIM.
2. I Wayan Koster
Disebut oleh saksi Lutfi Ardiansyah dalam persidangan tipikor (27/1/2012) menerima uang sebesar Rp 5 miliar dari Grup Permai.
3. Said Abdullah
Disebut oleh Yulianis dalam persidangan tipikor (4/10/2012) turut serta dalam menggiring sejumlah proyek bersama Grup Permai.
4. Olly Dondokambey
Disebut oleh Yulianis dalam persidangan tipikor (4/10/2012) turut serta dalam menggiring sejumlah proyek bersama Grup Permai.
5. Ribka Tjiptaning
Dijatuhi sanksi oleh Badan Kehormatan DPR berupa larangan memimpin rapat panitia khusus atau panitia kerja di DPR terkait kasus ayat tembakau yang hilang dalam UU Kesehatan.

PKS: 4 orang
1. Zulkieflimansyah
Melakukan pelanggaran etika ringan dalam kasus permintaan barang atau upeti kepada BUMN.
2. Adang Darajatun
Tidak bersedia menyampaikan informasi keberadaan istrinya (Nunun Nurbaeti) kepada KPK saat Nunun menjadi buronan kasus travel cheque.
3. Fahri Hamzah
Mendorong pembubaran KPK.
4. Nasir Djamil
Mendukung upaya revisi UU KPK yang berpotensi melemahkan kewenangan lembaga tersebut.

Gerindra: 3 orang
1. Desmond J Mahesa
Disebut oleh saksi (AKBP Thedy Rusmawan) dalam persidangan kasus simulator (28/5/2013) menerima uang untuk memperlancar proyek simulator SIM.
2. Vonny Anneke Panambunan
Mantan terpidana kasus korupsi Bandara Loa Kulu di Kutai Kartanegara. Vonny divonis 1,5 tahun penjara (Mei 2008).
3. Pius Lustrilanang
Disebut ngotot mendukung perencanaan gedung baru Parlemen.

PPP: 2 orang
1. Ahmad Yani
Mendukung upaya revisi UU KPK yang berpotensi melemahkan kewenangan lembaga tersebut.
2. M Achmad Farial
Disebut oleh JPU menerima uang dalam kasus solar home system (SHS) dan hal tersebut juga diakui oleh terdakwa Kosasih Abas.

Hanura: 1 orang
1. Syarifuddin Sudding
Mendukung upaya revisi UU KPK yang berpotensi melemahkan kewenangan lembaga tersebut.

PKB: 1 orang
1. Abdul Kadir Karding
Disebut oleh Yulianis dalam persidangan tipikor (4/10/2012) turut serta dalam menggiring sejumlah proyek bersama Grup Permai.

PBB: 1 orang
1. Nazaruddin Sjamsuddin
Terpidana kasus dana taktis KPU dan asuransi.

Polisi Razia Tempat Hiburan,di Temukan Pistol Jenis Airgun

WMNews - Polisi berhasil mengamankan sepucuk sejata api jenis pistol saat di gelar operasi cipta kondisi  dari jajaran Polres Wajo bersama Propam Polda dan sejumlah anggota Satuan Brimob di beberapa titik, tempat Karaoke Bernyanyi Family, Sengkang 4/9/2013. Operasi tersebut dipimpin langsung Kapolres Wajo AKBP.Masrur,S.Ik.

Pistol jenis Airgun tersebut, milik  seorang pria berinisial KH (49) tahun warga jalan merpati Kelurahan Ammesangeng di sebuah Rumah bernyanyi keluarga pesanggrahan Kelurahan Siengkang Kecamatan Tempe Kabupaten Wajo di temukan polisi. K, yang saat itu tak berkutik saat polisi melakukan pemeriksaan dan menemukan Pistol miliknya, yang dia selipkan di samping kursi dimana dia duduk saat mengetahui  ruangan tempat ia karaoke bersama rekan-rekannya dirazia.

KH, dalam kondisi mabuk mengakui Pistol tersebut dibeli nya dari seseorang yang tidak dikenalinya sekira dua tahun silam, di Kota Makassar senilai 3 juta rupiah.

" Pistol saya Pak tapi saya sudah menyetor poto  masuk anggota perbakin, itu saya beli sekitar 2 tahun yang lalu 3 juta"ungkapnya.

Kapolres Wajo AKBP.Masrur, yang ditemui di Tempat kejadian perkara (TKP) belum bisa memastikan K ditahan atau tidak tergantung jenis pistol tersebut nantinya.

"Saat ini kami hanya langsung menggiring `KH` ke Mapolres, guna memudahkan kami melakukan pemeriksaan yang lebih intensif terkait kepemilikan senjata api jenis Pistol (Airgun) milik KH tersebut,"ucapnya.

Penulis : Reonaldhy AA
Editor: Zaskya

Kunjungan Pertukaran Teknis Fase II JICA Prima Kesehatan Barru

Rombongan JICA Fase II  Kab.Barru
WMNews - Pemerintah Kabupaten Wajo melalui Dinas Kesehatan menerima kunjungan pertukaran teknis fase II Program Japan International Cooperation Agency (JICA) Prima kesehatan di dua Kecamatan dengan enam lokasi kegiatan,selasa 3/9/2013, dari Kabupaten Barru. Kepala Dinas Kesehatan dr.H.Abdul Azis didampingi Camat Tempe H.A.Syahrial Makkuradde,Camat Gilireng H.A.Cakunu dan sejumlah Anggota JICA Prima Kesehatan Wajo serta Pokja.

Rombongan JICA Prima kesehatan asal Kabupaten Barru sekurangnya 70 orang Bersama salah satu Anggota DPRD Wajo komisi III Ardiansyah Rahim, melihat berbagai kegiatan JICA yang sudah teralisasi diKabupaten Wajo, seperti Asupan ASI di Posyandu Idaman Kelurahan Cempalagi dan Pengadaan Air Bersi hasil Bor Tangan di Kelurahan Sitampae Kecamatan Tempe,dan terakhir rombongan meninjau kegiatan pembuatan Spal pembuangan limbah masyarakat dan Jamban Keluarga di Desa Mattirowalie Kecamatan Giliring.

Menurut Ketua Pokja Kelurahan Sitampae,Hj.Rosnani, kegiatan pengadaan air  bersih menggunakan produksi Bor Tangan telah teralisasi sekitar 7 unit dan masing-masing 1 unit nya dapat mencukupi air bersih hingga empat rumah tangga miskin.

Sementara Ketua Pokja Desa Mattirowalie, menuturkan, Spal penyaringan limbah masyarakat yang di realisasikan sudah menghampiri 100% masyarakat setempat menggunakannya, dan ini merupakan hasil dari kunjungan kami di kabupaten bantaeng dan awal produksi spal tersebut hasil swadaya masyarakat dan bantuan Alokasi Dana Desa (ADD)  serta bantuan dari Perusahaan Gas Sekitar,jelasnya.

"Hasil yang dapat dilihat rombongan dari Barru saat ini adalah buah dari kunjungan serupa dibeberapa kabupaten sebelumnya, yang berhasil kami realisasikan,sehingga adanya Spal tidak lagi terlihat comberan (Cemme) disekitaran rumah warga"ucapnya.

Ketua rombongan JICA Prima Kesehatan dari Kabupaten Barru Safruddin, merasa sangat berterima kasih atas sambutan yang menurutnya sangat luar biasa, dan kami telah banyak belajar dari kunjungan ini serta semoga sepulangnya nanti, dapat kami realisasikan atau lebih menyempurnakan apa yang kami lihat hari ini,harapnya.

Penulis: Reonaldhy AA
Editor:Zaskya

Selasa, 03 September 2013

Koalisi Reformasi Bakal Gugat KPU Wajo

MWNews - Koalisi Reformasi yang terdiri dari empat pasangan calon Bupati Wajo bakal menggugat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wajo di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilihan (DKPP) Jakarta. Hal itu lantaran koalisi reformasi yang terdiri dari Pasangan Sanusi Karateng-Andi Surya Agraria, Andi Syafri Modding-Rahman Rahim, Andi Suryadi Belo-Safaruddin Mallo, dan Amran Mahmud-Andi M Yusuf Mahmud Korosi menilai bahwa KPU Wajo tidak profesional menjalankan tugasnya.

"Kami mengajukan keberatan terhadap Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang dikeluarkan KPU Wajo. Karena DPT yang dikeluarkannya tidak sesuai dengan jumlah penduduk di lapangan," ungkap Andi Azis Pangeran, juru bicara Amran Mahmud-Andi Yusuf.

Ia menjelaskan, koalisi reformasi ini dibentuk guna mengawal Pilkada Wajo tanpa adanya kecurangan dan mengawal keprofesionalan penyelenggara pemilihan. Andi Azis menuturkan, Koalisi Reformasi menganggap bahwa DPT yang dikeluarkan KPU Wajo berhasil menghilangkan hak pilih seseorang dan dalam aturan yang ada, sikap KPU Wajo ini merupakan tindak pidana.

"Banyak yang kami pertanyakan di KPU Wajo. Mulai dari anggarannya yang kami minta secara tertulis, juga ketegasan KPU memberikan kesempatan pemilih menggunakan KTP dan KK
di TPS," kata Azis.

Selain ke KPU, Koalisi Reformasi juga menyambangi Panwas dan Polres Wajo memaparkan tujuan pembentukan koalisi tersebut. Menurut Azis koalisi yang dibentuk ini merupakan pernyataan kesiapan empat peserta Pilkada mengikuti pemilihan selama dalam pemilihan tidak ditemukan kecurangan serta penyelenggara bisa profesional.

Penulis : Udink
Editor : Reonaldhy AA

Senin, 02 September 2013

Sukses Perkampungan Hipermawa II di Belawa

WMNews-Perkampungan Hipermawa II tahun 2013 sukses terlaksana di Kecamatan Belawa Kab. Wajo. Perkampungan yang dilaksanakan Himpunan Pelajar Mahasiswa Wajo Komisariat Belawa dari tanggal 28-31 Agustus 2013, di pusatkan di Kec.Belawa Kab.Wajo melaksanakan berbagai pertandingan dan lomba seperti Futsal,Volly Putra,Volliy Putri dan Pidato Berbahasa Inggris .

Para peserta dari kegiatan tersebut dari berbagai Sekolah Menengah Atas / sederajat se Kec.Belawa. Selain itu beberapa Organisasi Sosial kemasyarakatan dan keagamaan juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut diantaranya ; Ikatan kerukunan Masyarakat Belawa (IKMB),Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM),Rumpun Wija Belawa (RWB) dan Ikatan Abituren Madrasah As’adiyah (IKAMA)
Budiman, Ketua HIPERMAWA Komisariat Belawa Budiman saat penutupan mengatakan ; tujuan utama perkampungan HIPERMAWA Komisariat Belawa adalah menjalin silaturrahim, selain itu kalau tujuan kita sama ingin membangun belawa kenapa kita tidak bersatu ? ”
Sesaat sebelum penutupan pertandingan paling bergengsi Final FUTSAL antara TIM IKMB vs IPM menampilkan permainan yang cukup seru dan berkelas, kedua TIM saling mencetak angka, pada babak pertama TIM IKMB unggul 4-1 atas IPM namun di babak kedua sampai pertandingan berakhir keadaan berbalik menjadi 7-5 untuk kemenangan Tim IPM Belawa sekaligus menjadi Juara 1 disusul IKMB juara 2 dan IKAMA Belawa Juara 3. 
(sumber : portal belawa.com)

Burhanuddin Borong Ikan di Pasar Mini

Hari pertama kampanye, pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Wajo A Burhanuddin Unru – A Syahrir Kube Dauda (ASYIK) borong ikan di pasar mini, akibat-nya, warga berebutan bagi-bagi ikan di pasar mini Sengkang, Senin, 2/92013.
Pengunjung pasar yang tadi-nya hanya fokus berbelanja, spontan menyerbu pasangan ASYIK untuk mendapat ikan dari calon Incumbent Bupati Wajo ini.
Selain itu, warga juga berebutan untuk bersalaman dengan Burhanuddin Unru dan Syahrir Kube. Tidak itu saja, sesekali warga juga mencubit lengan calon incumbent ini sebagai tanda keakraban mereka.
Jubir ASYIK, Baso Oddang mengatakan, kunjungan kandidat ASYIK di pasar mini Sengkang memang dijadwal lebih awal. Alasan-nya, dipasar tradisional itu-lah dianggap sebagai basis terbesar pasangan ASYIK di Kota Sengkang..
Baso juga mengutarakan, di-pasar itu-lah, A Burhanuddin Unru banyak menimba pengalaman tentang kehidupan masyarakat kecil, kehidupan kaum minoritas yang perlu mendapat perhatian agar ditingkatkan pendapatan dan taraf hidup-nya.
“Jauh hari, pasar mini memang di-jadwal sebagai titik pertama kunjungan pasangan ASYIK,” kata Baso.
Seusai melakukan blusukan di pasar mini Sengkang, rombongan ASYIK yang berjumlah ratusan kendaraan roda empat ini kemudian bergeser menuju Lajokka Kecamatan Tanasitolo.
Ditempat itu, Burhanuddin bersama wakil-nya, dijamu ratusan warga tanasitolo dalam kampanye dialogis-nya. Warga yang mengenakan kostum baju putih bertuliskan jargon ASYIK ini riuh-kan yel-yel ASYIK Menang, Teruskan Pembangunan

Penulis: Aci
Editor: Reonaldhy AA

ASYIK, Masih Prioritaskan Pembangunan Pertanian

WMNews-Produktifitas pertanian masih menjadi program prioritas bagi calon incumbent, Bupati Wajo A Burhanuddin Unru bersama pasangan-nya, A Syahrir Kube Dauda.

Sedianya, kandidat penyandang tagline ASYIK ini akan melanjutkan pembangunan pertanian yang disebut-nya telah berjalan dan cukup berhasil.

“Pertanian masih menjadi prioritas kerja kami, kenapa, karena masyarakat Wajo mayoritas bekerja dan berpenghasilan pada bidang pertanian. Untuk lima tahun kedepan beberapa program pertanian akan lebih ditingkatkan,” tutur Burhanuddin dalam orasi-nya, di Lajokka, 2/9/2013 Kecamatan Tanasitolo, siang tadi.

Beberapa program itu, lanjut Burhanuddin, dikemas dalam 9 program unggulan 5 tahun kedepan. Diantara-nya pemenuhan jalan dan jembatan dan berbagai infrastruktur pendukung ekonomi masyarakat, pembangunan bendung paselloreng, kantong-kantong air, penyediaan 5000 handtraktor bersubsidi, pencetakan sawah, ketersediaan pompanisasi dan irigasi tani serta beberapa program lain-nya yang dinilai bermanfaat bagi masyarakat.

“Jelas-nya, lima tahun kedepan, kami prioritaskan pembangunan pertanian. Sebenar-nya, program pertanian telah kami laksanakan, namun, masih ada yang perlu ditambah, maka-nya, sektor ini tetap kami kedepankan untuk menjaga stabilisasi perekonomian masyarakat Wajo,” pungkas Burhanuddin.


Penulis:Aci
Editor: Reonaldhy AA

Gerak Jalan Santai Awali Kampanye Sutera

WMNews-Kampanye perdana pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Wajo, Sanusi Karateng-A Surya Agraria (Sutera), dimulai dengan melaksanakan gerak jalan sehat di Kecamatan Pitumpanua Senin 2/09/2013.

Jubir Tim pemenangan pasangan Sanusi Karateng-A.Surya Agraria (Sutera), A Dedy Ahmad Iqbal mengatakan, gerak jalan ini diikuti ribuan orang baik dari tim dan simpatisan juga masyarakat setempat.
“Gerak jalan ini berlangsung dari depan Mapolsek Siwa hingga lapangan sepak bola Benteng di Kecamatan Pitumpanua,” kata Dedy.
Menurut Dedy, gerak jalan santai ini berhadiah sepeda motor,TV, mesin cuci, HP,kipas angin dan sejumlah hadiah lain.
“Seusai mengikuti gerak jalan, pasangan Sanusi Karateng dan A.surya Agraria yang diusung oleh Hanura,PPN dan PDK melakukan kampanye terbuka di lapangan sepak bola Benteng,” jelas Dedy.
Penulis: (RAKYATSULSEL.COM)
Editor : Reonaldhy AA
 
Copyright © 2013 WAJO MESRA NEWS
Design by FBTemplates | BTT