Category 1
Category 2
Latest Posts
Kamis, 18 Februari 2016
Senin, 26 Mei 2014
Jalan Poros Wajo-Bone Kembali Terputus
WAJO TERKINI -- Anda yang ingin melalui jalan ini sebaiknya mencari jalan alternatif karena jalan poros yang menghubungkan Kabupaten Wajo dengan Kabupaten Bone di Desa Lempa Kecamatan Pammana kembali terputus, Senin 26/5/2014.
Sebab hujan yang terus mengguyur beberapa hari terakhir ini, akibatnya Air sungai Walennae meluap hingga merendam badan jalan poros Wajo-Bone, kondisi tesebut sudah sering terjadi jika musim hujan tiba. Meski ketinggian air yang mencapai 200 cm, nampak sebagian kendaraan memaksa menerobos.
"Sudah sering pak, inikan sudah sering diperbaiki tapi kalau musim hujan pasti banjir lagi, karena air sungai penuh," ucap Tahang, warga Wajo yang hendak melalui jalan tersebut.
Warga lain mengatakan, pemandangan banjir di daerah tersebut akan terus terjadi jika pemerintah kita tidak mengambil kebijakan tegas dan segera menghentikan aktifitas penambang pasir disekitar sungai.
"Jika tambang pasir golongan c ini tidak dihentikan, maka kondisi ini akan terus terjadi karena badan jalan terus mengalami penyusutan akibat penggalian pasir," ungkap Andi Arman Warga Bone.
Penulis: Zaskya
Editor : Reonaldhy
Sebab hujan yang terus mengguyur beberapa hari terakhir ini, akibatnya Air sungai Walennae meluap hingga merendam badan jalan poros Wajo-Bone, kondisi tesebut sudah sering terjadi jika musim hujan tiba. Meski ketinggian air yang mencapai 200 cm, nampak sebagian kendaraan memaksa menerobos.
"Sudah sering pak, inikan sudah sering diperbaiki tapi kalau musim hujan pasti banjir lagi, karena air sungai penuh," ucap Tahang, warga Wajo yang hendak melalui jalan tersebut.
Warga lain mengatakan, pemandangan banjir di daerah tersebut akan terus terjadi jika pemerintah kita tidak mengambil kebijakan tegas dan segera menghentikan aktifitas penambang pasir disekitar sungai.
"Jika tambang pasir golongan c ini tidak dihentikan, maka kondisi ini akan terus terjadi karena badan jalan terus mengalami penyusutan akibat penggalian pasir," ungkap Andi Arman Warga Bone.
Penulis: Zaskya
Editor : Reonaldhy
Keluarga Bongkar Kuburan Almarhum MY
WAJOMESRA --- Teka-teki tentang benar atau tidaknya mimpi kerabat almarhum Muhammad Yusbar yang didatangi almarhum bahwa dirinya masih dihidup kini telah terjawab, Ahad (25/05/2014) sekitar pukul 23.30 Wita, keluarga almarhum akhirnya membongkar kuburan MY.Data yang dihimpun WAJOTERKINI, setelah dilakukan penggalian, jasad MY sudah tidak bernyawa lagi. Bahkan diperole informasi jika kepala almarhum sudah hancur. "Jasadnya digendong berjalan kaki dari kuburan ke rumah orang tuanya sekitar jam 24.00 Wita. Setelah itu, sejam kemudian,diantar kembali menggunakan mobil Patroli Polres Wajo ke kuburan Jarae untuk dimakamkan" jelas warga.
Kahar salah seorang anggota Satlantas Polres Wajo membenarkan jika jasad almarhum diantar menggunakan Mobil patroli. "Sudah dimakamkan kembali, tadi pakai mobil patroli itu dari rumah orang tua almarhum" jelas kahar.
Seperti diberitakan sebelumnya, sejak Kamis (22/05) lalu warga sengkang dihebohkan berita adanya mayat yang hidup kembali di kuburan menyebabkan ribuan warga mendatangi Pekuburan Jarae untuk menyaksikannya namun Anwar, salah seorang keluarga almarhum saat itu menjelaskan bahwa tidak ada niat dari keluarga untuk membongkar kuburan Muhammad Yusbar. (****)
Sabtu, 17 Mei 2014
Testing
Surat WAJO MESRA Makassar ( WMM) salah satu komponen Pers ( Penerbitan)
Reformasi yang terbit eksis sejak 20 Juni 2000, pelopor surat kabar
komunitas di Sulsel berbentuk tabloid. Media ini menjadi wahana
komunikasi bagi rakyat dan pemerintah serta menjadi sarana efektif untuk
promosi usaha.
Anda bisa mengklik "Info Perusahaan", "Penawaran Dagang" dan "Hubungi Kami" untuk melihat isi dan informasi lain dari situs Surat Kabar WAJO MESRA Makassar.
Anda bisa mengklik "Info Perusahaan", "Penawaran Dagang" dan "Hubungi Kami" untuk melihat isi dan informasi lain dari situs Surat Kabar WAJO MESRA Makassar.
Jumat, 16 Mei 2014
Meskipun Gedung Rapuh, Pedagang Menolak Relokasi
WMNews - Rencana relokasi pasar sentral pasca kebakaran hingga,18/10/2013,tetap
ditolak sejumlah pedagang yang beroperasi di Pasar Sentral, mereka memilih menempati Lods dan Kios lama bekas kebakaran.
Pemerintah sangat berharap adanya relokasi pasca kebakaran dengan pertimbangan konstruksi bangunan yang nyaris runtuh, rapuhnya bangunan dikarenakan usia sudah mencapai 25 tahun, kondisi tersebut diperparah pasca kebakaran selama ±8 jam,14/10, kelayakan bangunan di sudah rapuh.
"Kita tidak menghalangi pedagang yang memilih untuk kembali berjualan di lokasi lama. Hanya saja, kami perlu tes kelayakan dari pihak ahli apakah daya tahan pasar sentral tersebut masih layak untuk ditempati dan tidak membahayakan. Apalagi dengan umur konstruksi bangunan yang sudah 25 tahun serta adanya kecenderungan besi penyangga yang melemah setelah terbakar lebih delapan jam," papar Andi Bur saat rapat,16/10.
Masyarakat tetap ngotot menempati kios dan lods bekas kebakaran karena takut dimanfaatkan orang-orang yang baru, hal tersebut diwujudkan dengan menorobos polisi line yang ada di TKP, mereka bahkan membersihkan tempat mereka sebelum datang nya tim labfor dari Polda Sulselbar, bersihnya material puing exs kebakaran yang berada dilokasi bisa membuat penyidik akan kehilangan materi dan kesulitan mencari penyebap terjadinya kebakaran.
Sekedar diketahui terkait penyelidikan pihak kepolisian, sudah memeriksa enam saksi, baik dari Satpol PP, petugas security, cleaning service, pihak PLN serta warga setempat, tetap saja mereka akan menunggu hasil uji laboratorium forensik.
Pemerintah sangat berharap adanya relokasi pasca kebakaran dengan pertimbangan konstruksi bangunan yang nyaris runtuh, rapuhnya bangunan dikarenakan usia sudah mencapai 25 tahun, kondisi tersebut diperparah pasca kebakaran selama ±8 jam,14/10, kelayakan bangunan di sudah rapuh.
"Kita tidak menghalangi pedagang yang memilih untuk kembali berjualan di lokasi lama. Hanya saja, kami perlu tes kelayakan dari pihak ahli apakah daya tahan pasar sentral tersebut masih layak untuk ditempati dan tidak membahayakan. Apalagi dengan umur konstruksi bangunan yang sudah 25 tahun serta adanya kecenderungan besi penyangga yang melemah setelah terbakar lebih delapan jam," papar Andi Bur saat rapat,16/10.
Masyarakat tetap ngotot menempati kios dan lods bekas kebakaran karena takut dimanfaatkan orang-orang yang baru, hal tersebut diwujudkan dengan menorobos polisi line yang ada di TKP, mereka bahkan membersihkan tempat mereka sebelum datang nya tim labfor dari Polda Sulselbar, bersihnya material puing exs kebakaran yang berada dilokasi bisa membuat penyidik akan kehilangan materi dan kesulitan mencari penyebap terjadinya kebakaran.
"Saya
mengkhawatirkan relokasi nanti malah dimanfaatkan oleh pihak
luar selain dari pedagang Pasar Sentral untuk mendapatkan tempat
berjualan, manalagi kita baru perpanjang hak pemakaian losd,"ungkap
sejumlah pedagang yang ditemui saat membersihkan lods mereka.
Sekedar diketahui terkait penyelidikan pihak kepolisian, sudah memeriksa enam saksi, baik dari Satpol PP, petugas security, cleaning service, pihak PLN serta warga setempat, tetap saja mereka akan menunggu hasil uji laboratorium forensik.
Penulis: Reonaldhy AA
Minggu, 13 Oktober 2013
Sabtu, 12 Oktober 2013
Orang Tua Pemegang KPS Berhak Terima BSM
Bagi
masyarakat pemegang Kartu Perlindungan Sosial (KPS) yang memiliki anak
masih duduk dibangku sekolah, berhak menerima Bantuan Siswa Miskin
(BSM).
KPS ini juga digunakan masyarakat miskin dalam menerima bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Selain pemegang KPS, ada juga non-KPS bagi siswa miskin dengan melampirkan surat keterangan tidak mampu dari aparat pemerintah setempat.
Tahun ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Wajo kembali mengusulkan 16.309 siswa miskin untuk menerima BSM yakni untuk jenjang SMP 3.034 orang. Dimana 2.388 diantaranya non-KPS dan selebihnya, 646 orang yang punya KPS.
Untuk SD, 11.634 orang dengan pemegang KPS 3000 orang, selebihnya adalah non KPS. Untuk SMA, jumlah kuota BSM 695, KPS sebanyak 631 dan non-KPS 631, sedangkan SMK sebanyak 946 orang.
Kasi Pembinaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan Bidang Pendidikan Dasar Disdik Wajo, Andi Ritajo Passamula, mengatakan anggarannya bersumber dari pusat, tapi untuk tahun 2013 belum terealisasi. Nantinya, kata dia, jika anggarannya sudah cair, maka langsung masuk ke rekening siswa.
Dalam buku panduan BSM dari Kementerian pendidikan dan kebudayaan tahun 2013, dijelaskan sasaran program BSM adalah siswa yang memenuhi sekurang-kurangnya satu kriteria antara lain siswa yang orangtuanya penerima KPS ataupun siswa terancam putus sekolah karena kesulitan biaya.
Untuk besaran anggaran yang diterima BSM pada siswa semester 1 TA 2013/2014 (periode Juli-Desember) yakni SD sebanyak Rp225 ribu per orang, SMP Rp375 ribu per orang, serta SMA/SMK Rp500 ribu per orang. Sedangkan siswa penerima BSM periode Januari-Desember 2013 akan menerima selisih BSM per siswa satu semester (Juli-Desember) mendapatkan tambahan manfaat Rp200 ribu per orang.(lin/yan)
Sumber: SENGKANG, FAJAR http://www.fajar.co.id/sulawesiselatan/2972197_5663.html
KPS ini juga digunakan masyarakat miskin dalam menerima bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Selain pemegang KPS, ada juga non-KPS bagi siswa miskin dengan melampirkan surat keterangan tidak mampu dari aparat pemerintah setempat.
Tahun ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Wajo kembali mengusulkan 16.309 siswa miskin untuk menerima BSM yakni untuk jenjang SMP 3.034 orang. Dimana 2.388 diantaranya non-KPS dan selebihnya, 646 orang yang punya KPS.
Untuk SD, 11.634 orang dengan pemegang KPS 3000 orang, selebihnya adalah non KPS. Untuk SMA, jumlah kuota BSM 695, KPS sebanyak 631 dan non-KPS 631, sedangkan SMK sebanyak 946 orang.
Kasi Pembinaan Tenaga Pendidik dan Kependidikan Bidang Pendidikan Dasar Disdik Wajo, Andi Ritajo Passamula, mengatakan anggarannya bersumber dari pusat, tapi untuk tahun 2013 belum terealisasi. Nantinya, kata dia, jika anggarannya sudah cair, maka langsung masuk ke rekening siswa.
Dalam buku panduan BSM dari Kementerian pendidikan dan kebudayaan tahun 2013, dijelaskan sasaran program BSM adalah siswa yang memenuhi sekurang-kurangnya satu kriteria antara lain siswa yang orangtuanya penerima KPS ataupun siswa terancam putus sekolah karena kesulitan biaya.
Untuk besaran anggaran yang diterima BSM pada siswa semester 1 TA 2013/2014 (periode Juli-Desember) yakni SD sebanyak Rp225 ribu per orang, SMP Rp375 ribu per orang, serta SMA/SMK Rp500 ribu per orang. Sedangkan siswa penerima BSM periode Januari-Desember 2013 akan menerima selisih BSM per siswa satu semester (Juli-Desember) mendapatkan tambahan manfaat Rp200 ribu per orang.(lin/yan)
Sumber: SENGKANG, FAJAR http://www.fajar.co.id/sulawesiselatan/2972197_5663.html
Ternyata, Nurhalimah Diperkosa Saat Masih Hidup
Dari hasil forensik terbaru,
jasad korban menderita 12 tusukan di berbagai bagian tubuhnya,
diantaranya di leher, tangan, perut, dada, paha, punggung serta di
lambung dan pinggang. Korban juga mengalmi kekerasan seksual atau
diperkosa sebelum meninggal dunia.
Saat dikonfirmasi Kepala Kamar RS Bhayangkara, Dr Mawaluddin. Mengatakan Asrul sebelum memperkosa Nurhalimah menusuknya satu kali, karena ia melihat Nurhalimah dalam keaadaan sudah lemas, ia langsung berusah membuka semua pakaian yang dipakai Korban.Jumat (11/10/2013)
" Asrul memperkosa Nurhalimah,sesudah ia menusuknya satu kali, karena korban dalam keadaan lemas, ia langsung memperkosanya. Ia memamfaatkan kesempatan melakukan aksi bejatnya untuk melakukan pemerkosaan," katanya.
Setelah beberapa lama Asrul berusaha membuka pakaiannya, tapi korban masih berusaha untuk melawan. Asrul terus memaksa dan akhirnya ia berhasil melakukan aksi bejatnya. Setelah Asrul melampiaskan nafsunya ia kembali melakukan tusukan berulangkali, sampai akhirnya korban berlumuran darah dalam keadaan setengah telanjang dan tidak bernyawa lagi.
Ia menambahkan, terdapat luka lecek dibagian intravital korban. ada tanda peradangan dan kemerahan di liang senggana atau introitus vagina korban. Hal tersebut menunjukkan ada penetrasi benda tumpul atau ditemukan bekas benda tumpul pada saat korban masih hidup, namun ia tidak tahu secara persis, benda tumpul apa itu. Dan hal itu membuktikan bahwa, korban diperkosa sebelum ia meninggal.
"Setelah Asrul memperkosa korban, ia kembali melakukan tusukan beberapa kali ke tubuh korban, sampai korban meninggal dunia. Sebelum korban meninggal, ia berlumuran darah dan tergeletak dilantai dengan kondisi setengah telanjang,"
Kasus ini masuk dalam kategori aksi upaya pemerkosaan atau persetubuhan paksa disertai dengan kekerasan fisik yang mengkibatkan terjadinya pendarahan hebat dan beresiko mengakibatkan kematian.
" Saat pemeriksaan kami mendapatkan luka lecek dibagian intravital korban. Saya melihat ada tanda peradangan dan kemerahan di liang senggana atau introitus vagina korban. Hal ini menunjukkan ada penetrasi benda tumpul ataubekas benda tumpul pada saat korban masih hidup. namun saya belum bisa pastikan secara persis, benda tumpul apa itu. Dan hal itu membuktikan bahwa, korban diperkosa sebelum ia meninggal, bukan diperkosa saat korban sudah meninggal," tambahnya.
Secara singkat, ia memeriksa kejiwaan tersangka, namun ia menyimpulkan bahwa tersangka tidak mengalami gangguan jiwa. Saat diintrogasi oleh Dr Mawaluddin, tersangka menjawab pertanyaannya dengan cara baik dan sopan.
" Dibagian intravital kami temukan luka lecet, bekas benda tumpul, saya tidak tahu barang apa itu. Bekas benda tumpul itu, membuktikan bahwa korban diperkosa sebelum meninggal", katanya.
"Saya memeriksa masalah kejiwaannya, saya tidak menemukan gangguan kejiwaannya. Saya tanya-tanya dia, dia menjawab dengan baik, sopan",
Dokter Spesialis Forensik Rumah Sakit Kepolisian Bhayangkara, Dr Mauluddin, menyebutkan bahwa korban di perkirakan meninggal dunia berkisar antara pukul 05.00 Wita hingga pukul 09.00 Wita .Rabu (9/10/2013) kemarin.
Sumber: MAKASSAR, TRIBUN TIMUR.COM
http://makassar.tribunnews.com/2013/10/11/ternyata-nurhalimah-diperkosa-saat-masih-hidup
Saat dikonfirmasi Kepala Kamar RS Bhayangkara, Dr Mawaluddin. Mengatakan Asrul sebelum memperkosa Nurhalimah menusuknya satu kali, karena ia melihat Nurhalimah dalam keaadaan sudah lemas, ia langsung berusah membuka semua pakaian yang dipakai Korban.Jumat (11/10/2013)
" Asrul memperkosa Nurhalimah,sesudah ia menusuknya satu kali, karena korban dalam keadaan lemas, ia langsung memperkosanya. Ia memamfaatkan kesempatan melakukan aksi bejatnya untuk melakukan pemerkosaan," katanya.
Setelah beberapa lama Asrul berusaha membuka pakaiannya, tapi korban masih berusaha untuk melawan. Asrul terus memaksa dan akhirnya ia berhasil melakukan aksi bejatnya. Setelah Asrul melampiaskan nafsunya ia kembali melakukan tusukan berulangkali, sampai akhirnya korban berlumuran darah dalam keadaan setengah telanjang dan tidak bernyawa lagi.
Ia menambahkan, terdapat luka lecek dibagian intravital korban. ada tanda peradangan dan kemerahan di liang senggana atau introitus vagina korban. Hal tersebut menunjukkan ada penetrasi benda tumpul atau ditemukan bekas benda tumpul pada saat korban masih hidup, namun ia tidak tahu secara persis, benda tumpul apa itu. Dan hal itu membuktikan bahwa, korban diperkosa sebelum ia meninggal.
"Setelah Asrul memperkosa korban, ia kembali melakukan tusukan beberapa kali ke tubuh korban, sampai korban meninggal dunia. Sebelum korban meninggal, ia berlumuran darah dan tergeletak dilantai dengan kondisi setengah telanjang,"
Kasus ini masuk dalam kategori aksi upaya pemerkosaan atau persetubuhan paksa disertai dengan kekerasan fisik yang mengkibatkan terjadinya pendarahan hebat dan beresiko mengakibatkan kematian.
" Saat pemeriksaan kami mendapatkan luka lecek dibagian intravital korban. Saya melihat ada tanda peradangan dan kemerahan di liang senggana atau introitus vagina korban. Hal ini menunjukkan ada penetrasi benda tumpul ataubekas benda tumpul pada saat korban masih hidup. namun saya belum bisa pastikan secara persis, benda tumpul apa itu. Dan hal itu membuktikan bahwa, korban diperkosa sebelum ia meninggal, bukan diperkosa saat korban sudah meninggal," tambahnya.
Secara singkat, ia memeriksa kejiwaan tersangka, namun ia menyimpulkan bahwa tersangka tidak mengalami gangguan jiwa. Saat diintrogasi oleh Dr Mawaluddin, tersangka menjawab pertanyaannya dengan cara baik dan sopan.
" Dibagian intravital kami temukan luka lecet, bekas benda tumpul, saya tidak tahu barang apa itu. Bekas benda tumpul itu, membuktikan bahwa korban diperkosa sebelum meninggal", katanya.
"Saya memeriksa masalah kejiwaannya, saya tidak menemukan gangguan kejiwaannya. Saya tanya-tanya dia, dia menjawab dengan baik, sopan",
Dokter Spesialis Forensik Rumah Sakit Kepolisian Bhayangkara, Dr Mauluddin, menyebutkan bahwa korban di perkirakan meninggal dunia berkisar antara pukul 05.00 Wita hingga pukul 09.00 Wita .Rabu (9/10/2013) kemarin.
Sumber: MAKASSAR, TRIBUN TIMUR.COM
http://makassar.tribunnews.com/2013/10/11/ternyata-nurhalimah-diperkosa-saat-masih-hidup
Jumat, 11 Oktober 2013
Ki Gendeng Pamungkas: Komunitas Santet Banten, Sukabumi dan Cianjur Selatan akan serang KPK
| Ki Gendeng Pamungkas |
Ramainya pemberitaan dan perhatian masyarakat terkait penangkapan
Tubagus Chaeri Wardana alias Wawan dan menyusul dicekalnya Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah menyeret spiritualis Ki Gendeng Pamungkas angkat bicara.
Keterlaluan!! Polisi Ramai-Ramai Setubuhi Siswi SMA
WMNews - Citra kepolisian Indonesia sekali
lagi tercoreng. Beberapa anggota polisi di Gorontalo dilaporkan telah beramai-ramai
memperkosa seorang siswi sekolah. Aksi pekosaan itu terjadi bukan sekali, tapi
berulang kali. Pada aksi terakhir malah dilakukan di salah satu Polsek di
Gorontalo.
Aksi itu terungkap setelah korban yang sempat disekap berhasil
melarikan diri. Dihadapan keluarganya siswi tersebut menangis dan menceritakan
perkosaan yang sering ia alami. Mendengar pengakuan anaknya, orangtua korban
pemerkosaan langsung mendatangi Unit
Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) di Mapolda Gorontalo untuk melaporkan tindak
perkosaan terhadap putrinya yang diduga dilakukan sejumlah anggota polisi.
Korban adalah siswa sebuah SMA di Gorontalo. Usianya baru 16
tahun. Sempat korban diancam akan ditembak mati jika melaporkan perbuatan para
pelaku. Saat ini korban masih menjalani perawatan di salah satu rumah sakit di
Gorontalo karena akibat perkosaan secara keroyok itu menyebabkan trauma dan kondisi
kesehatannya yang menurun.
Saat melapor, kedua orangtua korban ikut menjalani
pemeriksaan dari penyidik. Kedua orang tua korban juga membawa barang bukti
berupa seragam sekolah korban yang dikenakan saat kejadian.
Orangtua korban mengatakan, bahwa kejadian berawal sebelum
puasa 2013 lalu. Saat itu, korban dijemput seorang anggota polisi kenalannya seusai pulang
sekolah. Pelaku lalu membawa korban ke rumahnya. Disana, pelaku
mengancam akan membunuh korban jika menolak disetubuhi. Setelah puas menyetubuhinya, pelaku itu
memaksa korban untuk melayani napsu 8 rekan polisi lain.
Episode petualangan napsu terus berlanjut, pada 1 Oktober 2013, seorang
anggota polisi kembali melakukan tindakan bejat di salah satu kantor Polsek di
Gorontalo. Rekan polisi lain yang melihat ikut pula menyetubuhi korban yang
dianggap sebagai pelampias napsu gratisan ini. Sayang, dari banyak polisi yang
telah memperkosanya, korban hanya mengingat dua pelaku saja.
Kepala Bidang Humas Polda Gorontalo, AKB Lisma Dunggio,
membenarkan adanya laporan kasus pemerkosaan yang menimpa siswi salah satu
SMU di Gorontalo, terlapornya adalah sejumlah anggota polisi yang memang berada di
kesatuannya. Namun, Lisma, belum bisa merinci lebih jauh kronologi kasus
tersebut termasuk nama-nama anggota polisi yang dilaporkan, alasannya seperti biasa, masih dalam
tahap pemeriksaan saksi.
Sumber:http://www.spektanews.com/2013/10/keterlaluan-polisi-ramai-ramai-setubuhi.html
Langganan:
Postingan (Atom)


