![]() |
| Suasana Murid demo cuci tangan |
Kegiatan program tahunan tersebut menyasar murid-murid SDN 23/265 dari kelas 1 sampai kelas 6 sebanyak 350 murid, bahkan tenaga pendidik dilibatkan dalam Program kerja cuci tangan pakai sabun (CTPS) yang digelar oleh kelompok kerja kesehatan desa (K3D), dengan menggunakan anggaran ADD Desa Assorajang tidak seperti 2 tahun sebelumnya yang menggunakan anggaran JICA.
"Untuk meningkatkan derajat kesehatan dan menghindari berbagai macam penyakit pada murid sekolah dasar (Masyarakat) khususnya di SDN 23/265 Assorajang, kami menggunakan dana ADD Desa, setelah berakhirnya kontrak JICA 2 tahun lalu, program tersebut diserahkan ke Pemda Wajo dan berbagai program dari kelompok kerja kesehatan desa (K3D) sudah menjadi rutinitas tahunan,"ungkap Nidar sekretaris Pokja Desa Assorajang.
Lebih lanjut Nidar, bukan hanya program CTPS seperti sebelumnya kami sudah membuat program,pengadaan posyandu dan mobilernya,pengadaan tempat sampah, kampanye kesehatan,sikat gigi massal,penyuluhan demam berdarah deguen (DBD) pelatihan kader posyandu,lomba balita sehat dan kedepannya pemberian makan tambahan balita, jamban keluarga, kami juga akan menggelar kampanye bebas rokok namun belum mendapat respon dari masyarakat sekitar, jelasnya.
Sementara Muhammad Subhan kepada WMnews mengungkapkan, sangat merasa senang dengan kegiatan sekolah ini, karena selalu mengingatkan-nya untuk cuci tangan saat mau makan dan habis buang air besar.
Penulis : Zaskya
Editor : Reonaldhy AA

Posting Komentar