WMNews- Hanya karena selisih paham tentang letak posisi
tehel Masjid As-sadar, delapan warga sekitar (Panitia Pembangunan) tega
menghancurkan tehel yang bernilai puluhan juta rupiah,senin 26/8/2013,
dikawasan Bola Tellue jalan Parenrengi Kelurahan Atakkae Kecamatan Tempe
Kabupaten Wajo.
Menurut saksi mata yang berada di sekitar masjid
As-Sadar,Warga berinisial M bersama rekannya menghancurkan tehel masjid
sekira pukul 20.00 Wita hingga subuh hari, kondisi tehel semua dilepas
dari lantai, pelaku merusak tehel masjid lantaran beda pendapat dengan
arah letak kiblat, posisi terakhir serong sekitar sekian derajat arah
barat.
"Kalau saya melihat kronoligisnya sipelaku cemburu karena
bukan mereka mendapatkan tender pekerjaan pemasangan tehel tersebut,
hanya masalahnya siperusak tidak setuju posisi tehel yang serong sekian
derajat, tidak mengarah pas ke barat,tapi kan seharusnya kan
dimusyawarahkan tidak perlu merusak tehel yang harganya puluhan juta
rupiah," jelas salah satu pendiri Masjid As-Sadar H.Aris.
Syamsu
Alam, sipenyumbang yang merasa dirugikan atas penrusakan tersebut
melaporkan kejadian ini ke Polres Wajo sekira pukul 22.00 Wita (malam)
bersama saksi mata Lalong, Sukkuru,dan Lasaleng, padahal letak kiblat
sudah kami ukur menggunakan kompas matahari version Nasaruddin Umar saat
itu bersama Kepala KUA Tempe,setelah saya telah kerugian tersebut
sekira Rp.15 juta yang saya berikan ke pengurus Masjid As-Sadar,
terbitlah surat pengaduan dari Polres Wajo.
Sementara Kapolres
Wajo AKBP Masrur melalui handphone selularnya kepada WMmedia. Mengakui
belum ada proses Polisi hanya sekedar informasi (Pengaduan) ke Polres
Wajo, masalah terjadi antar pengurus internal yang berselisih paham
terkait letak posisi tehel Masjid As-sadar, dan kerusakan ditaksir
sekitar 2 jutaan potensi-nya hanya bisa diproses tipiring,biarkan dulu
diselaseikan secara internal mereka dulu lah.
Penulis: Reonaldhy AA
Editor:Zaskya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Posting Komentar