Recent in Culture

BREAKING

Senin, 02 September 2013

Saidiman di Wajo, Sesama Bus Kota Jangan Rebutan Penumpang!

WMNews - H.Saidiman, calon Wakil Bupati Wajo nomor urut 3 yang berpasangan dengan A Asriadi Mayang sebagai calon Bupati mengungkap harapannya agar sesama kontestan Pilkada tidak saling memojokkan.
“Janganlah sampai kita saling memojokan satu samal lain. Ini dapat menimbulkan masalah. Sesama bus kota jangan saling berebut penumpang, biarkan saja masyarakat yang menentukan pilihannya sesuai dengan keinginan mereka masing-masing,” kata Saidiman, kepada wartawan, Sabtu, 31/8/2013.
Saidiman yang bersama A Asriadi Mayang mengusung tag line Amin ini mengatakan, para kontestan Pilkada sedianya dapat bersaing secara sehat dan jangan saling serang dengan isu negatif.
Ditanya mengenai rival-rival politiknya menghadapi perebutan kursi kosong satu dan kosong dua di Kota Sutra ini, Saidiman menilai semua kandidat yang maju dalam pesta demokrasi ini baik, semua berpeluang untuk menang. Sekarang tinggal masyarakat yang menentukan pilihannya.
“Pada intinya kita hanya ingin Pilkada Wajo dapat berjalan dengan jujur, adil dan aman,” ujarnya. 
Penulis: (RAKYATSULSEL.COM)
Editor : Reonaldhy AA

Lima Kapolres di Sulawesi Selatan Berganti

WMNews - Roda gerbong mutasi di Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat kembali bergerak. Dalam mutasi itu, lima Kapolres di Sulsel dan Sulbar berganti.
Mereka adalah, Kapolres Bone, AKBP Andria M dimutasi ke Polda Jawa Timur dan digantikan, Kapolres Bulukumba AKBP Jafar So'diq. Sementara Kapolres Bantaeng AKBP Donyer Kusumadji, dimutasi menjadi Kapolres Bulukumba.

Kapolres Mamasa dimutasi menjadi Kapolres Bantaeng yang sebelumnya dinahkodai, AKBP Donyar Kusumadji dan digantikan oleh perwira dari Mabes Polri yang belum diketahui identitasnya.

Kapolres Sidrap, AKBP Anang Pujianto, dipromosikan menjadi Kabag Binkar dan digantikan oleh AKBP Haris Suntojoyo dari Mabes Polri. Sementara, Wadir Lantas Polda Sulsel, AKBP Muh Rudi, dimutasi ke Lemdikpol Mabes Polri dan digantikan oleh Kapolres Kebumen, AKBP Heru.

Tidak hanya itu, dalam surat telegram Mabes Polri, Kabid Propam Polda Sulsel, Kombes Hendi Handoko juga ikut dimutasi ke Polda Jawa Timur menjadi Kabid Binkum. Hendi Handoko digantikan oleh Kombes Sumardi.

Mutasi ditubuh perwira Polda Sulselbar, mutasi ini merupakan yang ke dua kalinya dilakukan selama Inspektur Jenderal (Irejen) Polisi Burhanuddin Andi menjabat sebagai Kapolda Sulsel.

Sebelumnya, mantan Kapolda Bengkulu ini memutasi Kasat Brimob Polda Sulsel, Kombes Ramdani Hidayat yang kini menjabat sebagai Kasat II Pelopor Korbrimob Polri.

Kepala Bidang Humas Polda Sulselbar, Kombes Pol, Endi Sutendi mengatakan mutasi di tubuh Korps Polri dilakukan semata-mata untuk penyegaran organisasi sekaligus promosi jabatan.

"Mutasi ditubuh Polri itu hal biasa, ini dilakukan semata-mata kepentingan organisasi," kata mantan Wadir Intelkam Polda Sulsel ini, Minggu 1/9/2013.

Mantan Wakapolrestabes Makassar ini, menambahkan, mutasi di insitusi Polri adalah hal yang wajar dan biasa dalam suatu organisasi guna mendukung pelaksanaan tugas untuk kepentingan organisasi dan pembinaan Karier anggota, untuk menempati suatu pos jabatan tertentu, tentunya selain memiliki beberapa persyaratan baik yang bersifat administratif dan kinerja.

"Untuk pelantikan dan serah terima jabatan, itu belum dipastikan kapan. Namun, biasanya 14 hari setelah surat telegeram keluar. Nanti akan disampaikan lebih lanjut. Untuk mereka yang dimutasi itu bukan karena adanya pelanggaran, tapi, hanya penyegaran. Mereka kan sudah lama bertugas di situ," jelas Endi.

Penulis:tribunnews.com
Editor: Reonaldhy AA

Amran Mahmud-Andi M Yusuf Mahmud Sayembarakan Pelanggaran Pilkada

Pasangan Amran Mahmud-Andi M Yusuf Mahmud menggelar sayembara bagi tim AYM-Amanah maupun simpatisannya. Sayembara yang digelarnya itu menawarkan uang tunai sebesar Rp 1 juta untuk setiap kasus pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang ditemukan di Kabupaten Wajo.

"Sayembara ini menghimbau agar tim dan simpatisan bisa cekatan menemukan dan melaporkan setiap pelanggaran Pilkada serta menghadirkan dua alat bukti," terang juru bicara AYM-Amanah, Andi Azis Pangeran, Minggu (1/9).
Ia menjelaskan, pihaknya telah mengedar sayembara ini kepada seluruh tim melalui pesan singkat sehingga tim bisa merapatkan barisan guna menjaga demokrasi Wajo tetap bersih. Andi Azis menyebutkan, pelanggaran Pilkada yang dimaksud seperti terlibatnya PNS atau pejabat daerah serta petugas penyelenggara Pilkada.

Menurut Andi Azis, sayembara itu digelar karena melihat masyarakat yang tidak menyikapi pelanggaran Pilkada. Apalagi jelang penjoblosan, pihaknya telah banyak menemukan dan melaporkan sejumlah kasus pelanggaran Pilkada termaksud keterlibatan petugas penyelenggara Pilkada Wajo.

"Kami menerima informasi adanya tekanan kepada pihak PPS untuk mencoblos 20 kertas suara salah satu pasangan calon. Kami hadiahkan Rp 1 juta per kasus bagi yang menemukan pelanggaran Pilkada berserta buktinya," terang Azis.

Paslon Berlomba Hadirkan Figur Parpol Sebagai Jurkam

WMNews-Empat Pasangan Calon (paslon) Bupati Wajo berlomba-lomba menghadirkan juru kampanye (jurkam) dari elite partai di pusat yang dianggap berpengaruh, termasuk para Caleg DPR RI pada kampanye September mendatang. Bahkan, paslon menyiapkan jurkam disetiap kecamatan. Berbeda dengan pasangan Andi Asriadi Mayang-Saidiman (Amin), pasangan nomor urut 3 ini justru tidak akan menggelar kampanye akbar, sedangkan pasangan Andi suriadi Belo-Sabaruddin Mallo (ASB) belum menentukan siapa-siapa yang akan jadi jurkam paslon nomor urut empat ini.

Pasangan Sanusi Karateng-Andi Surya Agraria (Sutera) misalnya berencana menghadirkan Ketua umum DPP Hanura Wiranto dengan Hary Tanoesudibjo sebagai jurkam, sejumlah Caleg DPR RI seperti Rahman Halid. Serta, pengurus wilayah Partai Hanura Sulsel beserta Caleg Provinsi dari Hanura asal Dapil Soppeng-Wajo. Pasangan nomor urut 1 ini juga akan menggunakan pengurus partai Hanura Kabupaten Wajo sebagai Jurkam.

Master Campaign Sutera, Andi Dedy Achmad Iqbal mengatakan meskipun belum dibicarakan secara resmi, karena masih menunggu jadwal resmi dari KPU, tapi dari elite Partai Hanura, nama-nama tersebut yang direkomendasikan. Setiap partai pengusung lain pun juga akan merekomendasikan nama-namanya seperti PDK dan PPN. Rencananya, Sutera akan menghadirkan artis ibu kota dalam kampanye akbar yang akan dipusatkan di kota Sengkang. Kampanye yang sama juga akan digelar di 14 kecamatan.

Pasangan nomor urut 2, Andi Safri Moddin-Rahman Rahim (Samaki') juga akan menghadirkan petinggi partai demokrat Pusat seperti Sekjen DPP Partai Demokrat,Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat pramono Edyt Wibowo, serta sejumlah anggota DPR RI asal Sulsel seperti Jafar Hafsah, Andi Timo Pangerang dan beberapa caleg DPR RI asal Demokrat. Bahkan, Samaki' juga akan menghadirkan Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel, Ilham Arif Sirajuddin

Juru bicara Samaki', Ardiansyah Rahim mengatakan pihaknya akan memaksimalkan figur-figur berpengaruh dikedua partai pengusung pasangan tersebut, yakni Demokrat dengan PKS, mulai figur ditingkat pusat hingga provinsi, termasuk para caleg DPR RI partai tersebut.

"Saat ini, belum ada pembagian zona kampanye untuk pilkada, jadi, kita akan sesuaikan dengan kebutuhan saja nanti. Misalnya, di dapil tempe, kita akan tempatkan figur yang bisa menjual pasangan ini,"tandasnya.

Sementara itu, Pasangan nomor urut 3, Andi Asriadi Mayang-Saidiman (Amin) berencana tidak melakukan kampanye dalam skala besar-besaran. Menurut Saidiman selain memakan cost politik yang besar, kampanye akbar juga dianggapnya bukan metode yang efektif untuk menggaet dukungan, pasangan ini tetap memilih door to door pada kampanye nanti.

Selain itu, Ketua DPC PKNU Kabupaten Wajo ini menuturkan menghindari mobilisasi massa yang hanya akan mengganggu keamanan dan ketertiban berlalulintas, juga mengindari terjadi hal-hal yang bisa merugikan masyarakat jika melakukan kampanye akbar.

"Tidak usah ada kampanye besar-besaran, kasihan masyarakat yang seharusnya pergi bekerja tapi kita sita lagi waktunya untuk hadir kampanye. Apalagi, tanpa kampanye pun masyarakat sudah tau figur yang akan memperjuangkan aspirasinya kelak,"imbuhnya.

Sedangkan, pasangan nomor urut 4, ASB hingga, Minggu 11 agustus kemarin belum menentukan siapa-siapa yang ditunjuk jadi jurkam. Anggota Tim pemenangan ASB, Sudarmin mengatakan kemungkinan fungsionaris partai pengusung yang akan didatangkan dari Makassar, mengenai nama-namanya belum dipastikan.

Hal serupa dilakukan pasangan nomor urut 5, Andi Burhanuddin Unru-Andi Syahrir Kube Dauda (Asyik),Jurkam akan disiapkan mulai tingkat pusat, provinsi dan Kabupaten dari setiap partai pengusung mulai Golkar, PDI-P, PPP, PKB, Patriot. Khusus dari partai Golkar dari DPP seperti Syamsul Bachri, DPD Sulsel ada HM Roem dan Adjip padindang.

Ketua tim Pemenangan Pasangan Asyik, H Norman Da'I Basri mengatakan semua elite partai pengusung akan dihadirkan, mengenai nama-namanya masih menunggu usulan dari partai pengusung lain. Jurkam dari setiap partai pengusung ini nantinya akan ditempatkan di setiap kecamatan, ada 14 kecamatan. Bahkan, untuk menghibur massa, pasangan Asyik akan menghadirkan artis ibu kota.

"Kita juga berharap ketua DPD Golkar Sulsel, SYL bisa hadir, semoga beliau ada waktu nanti. Tapi, nama-nama yang sudah saya sebut tadi dari Golkar  sudah kita mintai kesediaannya untuk hadir lalu dilaporkan ke KPU,"tandas Sekretaris DPD Golkar Wajo ini.

Sementara, pasangan nomor urut 6, Amran Mahmud-Andi Yusuf machmud Korosi (AYM) rencana akan menghadirkan Ketua Umum DPP PAN, Hatta Rajasa, Ketua DPP, Zulkifli Hasan dan Ketua Fraksi PAN DPR RI, Catur Sapto Edy. Ada Andi Yuliani Paris, Ashabul Kahfi, Dodi Amiruddin dan Indira Cunda Titha Syahrul.

Ketua Tim Kampanye AYM, Azis Pangeran mengatakan pihaknya sudah melakukan komunikasi dan meminta kesediaan yang bersangkutan, termasuk Indira Cunda Titha. Menurutnya, putri Gubernur Sulsel tersebut merupakan salah satu kader PAN yang diandalkan jadi jurkam pada saat kampanye AYM nanti.

Penulis: Hamzah
Editor: Reonaldhy AA

CJH Gunakan Hak Suara Pilkada Wajo

WMNews-Sebanyak 322 calon jamaah haji (CJH) dan umroh Kabupaten Wajo dipastikan akan mengikuti Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Wajo 18 September mendatang. Hal ini diungkapkan Kepala Kementrian Agama Kabupaten Wajo HM. Amin Mappa.

"Semua dipastikan mengikuti pemilihan karena CJH Wajo untuk reguler diberangkatkan 5 Oktober begitupula dengan umroh tidak ada pemberangkatan di bulan September hingga Oktober nanti," ungkapnya

Ia menjelaskan, pihaknya belum memiliki data CJH non reguler dan umroh namun dari jadwal pemberangkatan tahun ini, Kabupaten Wajo dipastikan tetap mengikuti pemilihan. Apalagi, jatah CHJ Wajo untuk tahun 2013 telah fix sehingga tidak ada perubahan lagi.

Ketua KPU Wajo Andi Nurwana, menuturkan, pihaknya juga belum memiliki data terkait keberangkatan haji, namun ia memastikan bahkan setiap undangan pemilih hanya sampai ke tangan pemilih dan undangan itu tidak akan jatuh ke tangan orang lain.

"Undangan diberikan kepada pemiliknya langsung sehingga jika tidak orangnya, undangan itu tidak kami berikan," tutur Andi Nurwana.

Penulis: Udink
Editor: Reonaldhy

Asmo : Kabupaten Wajo Ibarat Raksasa yang Sedang Sakit

WMNews-Calon pasangan Andi Safri Modding-Rahman Rahim menilai Kabupaten Wajo layaknya raksasa yang sedang sakit. Hal itu berdasarkan sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Wajo seperti Danau Tempe dan tambang gas namun tidak satupun yang bisa dirasakan masyarakat. Menurutnya, kehadiran kedua sumber daya alam itu hanya bisa dibanggakan saja namun tidak dapat dirasakan.

"Wajo seperti raksasa yang sedang sakit dan membutuhkan obat cuman harus didiagnosa dulu penyakitnya untuk mencari obatnya," ungkap Andi Safri yang ditemui WMNews di posko pemenangannya, Minggu,1/9/2013.

Lebih lanjut Calon Bupati bernomor urut dua ini menjelaskan, Kabupaten Wajo memiliki Danau Tempe namun sudah puluhan tahun masyarakat Wajo kesulitan memperoleh air bersih. Selain itu, Kabupaten Wajo yang juga memiliki tambang gas juga tidak merasakan gas dari tambang itu hanya meteran gas rumah saja yang menempel di rumah warga tapi tidak dialiri gas.

"Ironisnya lagi, kita memiliki pembangkit tenaga listrik gas tapi sebagian daerah di Wajo masih ada yang belum merasakan listrik," tutur Safri.

Andi Safri mejelaskan, tidak dirasakannya kekayaan alam itu karena tidak adanya kemauan pemerintah dan kepeduliannya terhadap hal seperti ini. Makanya selama bertahun-tahun meski telah disuarakan, fenomena itu terus berlanjut.

"Teknologi dan ahlinya sudah ada, tinggal kemauan dan kepedulian pemerintah yang tidak ada. Wajo butuh pemimpin bukan kepala daerah. Pemimpin tidak punya bawahan tapi pengikut," ungkap Syafri

Penulis: Udink
Editor: Reonaldhy AA

Peluncuran Kartu Cerdas & 12 Proritas AYM

WMNews- AYM Amanah gelar jumpa pers terkait Peluncuran Kartu Cerdas diposko pemenangannya, 1/9/2013, jalan A.Ninnong Sengkang,di tandai dengan penyerahan secara simbolis kepada pelajar dan mahasiswa, yang dihadiri puluhan pendukung dan simpatisan AYM Amanah.

"Karakter Kepemimpinan AYM Amanah, AYM itu berbeda, generasi muda yang energik,membawa perubahan untuk perbaikan, menjadikan wajo sebagai daerah yang maju, bermoral dan terpandang. Akan hadir dengan kepemimpinan yang cerdas, amanah, dan bersahabat membangun birokrasi yang professional dan bebas KKN,serta bermental pelayan masyarakat. Peduli pada penderitaan rakyat dengan program pengentasan kemiskinan yang menyeluruh dan tuntas. tidak hanya mencerdaskan dan menyehatkan rakyat tapi juga memberdayakan rakyat. Akan mengembalikan kejayaan sengkang sebagai kota santri yang teduh, kota dagang yang maju dan kota wisata. Itu berbudaya, menghargai adat istiadat, serta mengembangkan prinsip 3S (Sipakatau,Sipakalebbi dan sipakainge) ditengah masyarakat agar menjadi nafas dalam pembangunan," jelas Amran Mahmud.

12 Proritas AYM

1. Pembangunan infrastruktur yang berkualitas, berkesinambungan dan tuntas.
2. Pengembangan pertanian terpadu berbasis keunggulan wilayah.
3. Pendidikan Gratis yang bermutu dan Kesehatan Gratis yang tepat sasaran.
4. Membina dan membantu generasi muda berprestasi dibidang Akademik,Olahraga dan Seni.
5.
 Penyusunan dan pembenahan regulasi menurut azas manfaat dan azas kepatutan.
6. Menyediakan sarana air bersih di seluruh wilayah yang kesulitan air.
7. Penataan wajah ibu Kota Kabupaten Wajo bercirikan Kota Santri.
8. Pembangunan dan penataan Pasar Sentral dan Pasar-Pasar Tradisional di wilayah yang sangat membutuhkan.
9. Penyediaan Pemadam Kebakaran di titik - titik strategis yang cepat dan mudah di jangkau.
10. Menjamin terbayarnya sertifikasi PNS/Guru tepat  pada waktunya.
11. Peningkatan kapasitas dan kualitas layanan administrasi di Desa/Kelurahan.
12. Konsultasi / Bantuan Hukum Gratis bagi masyarakat tidak mampu.

Andi Muh.Yusuf Machmud Korosi,saat jumpa pers menambahkan pasangan AYM Amanah sudah berkomitmen untuk menghadirkan warna pemerintahan yang baru yang pro rakyat.
"Bila diberi kesempatan memimpin Wajo untuk periode mendatang, kami tetap berharap kontrol dari media massa sehingga apa yang telah kami programkan ini bisa berjalan dengan baik," ungkap Andi Yusuf.

Penulis: Reonaldhy AA
Editor: Zaskya

Minggu, 01 September 2013

Peluncuran 9 Alasan Memilih dan 9 Program Incumben

WMNews - Tim pemenangan pasangan calon incumben Bupati Wajo Andi Burhanuddin Unru-Andi Syahrir Kube Dauda menggelar jumpa pers terkait launching sembilan program unggulan dan sembilan alasan memilih pasangan incumben Sabtu,31/9/2013 di warung kopi Rumah Tuang Sengkang.

Juru bicara Asyik Baso Oddang. Menurutnya, program Asyik sudah melalui uji empiris sangat mengenai kebutuhan masyarakat. Baso Oddang memaparkan, perhatian pasangan Asyik tidak pada masyarakat tidak hanya sekedar perhatian saja melainkan memberikan bantuan semaksimal mungkin sehingga apapun yang diharapkan masyarakat akan dipenuhi semaksimal mungkin Sembilan Alasan memilih pasangan Asyik.

Sembilan Program Asyik.
1. Sudah terbukti keberhasilan dan kemajuan pembangunan selama 5 tahun periode pertama
2. Pasangan yang ideal , serasi dan saling melengkapi karena keduanya ahli, teruji dan berpengalaman dalam bidang pemerintahan dan pembangunan
3. Berhasil meraih 35 penghargaan tingkat nasional
4. Berhasil meningkatkan pertumbuhan ekonomi Wajo dari 5,10 persen di tahun 2009 menjadi 10, 93 persen di tahun 2011. Pertumbuhan ekonomi Wajo jauh di atas pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 6,49 persen.
5. Berhasil meningkatkan pendapatan perkapita masyarakat Wajo dari 10 juta per tahun (2008) menjadi 17 juta pertahun (2011)
6. Berhasil mewujudkan dan melaksanakan program pendidikan dan kesehatan gratis
7. Berhasil meraih predikat WTP dalam pengelolaan anggaran daerah dari BPK.
8. Berhasil meningkatkan produksi padi hingga menjadi produksi terbesar di Indonesia.
9. Memiliki akses, hubungan yang baik dan kemampuan bekerja sama dengan Gubernur Sulsel.

Dengan ke sembilan program tersebut yang akan dilanjutkan 5 tahun kedepan dan perlu ada alasan yang nyata memilih bukan alasan yang diluar akal,maka itu kata Sumardi Arifin juru bicara Asyik menuangkan alasan tersebut dalam selembaran yang segera di distribusikan kepada masyarakat.

 Sembilan Alasan Memilih Asyik.
1. Melanjutkan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan meliputi jalan utama, jalan desa dan jalan tani
2. Melanjutkan pembangunan pertanian meliputi pengadaan 5000 handtraktor, sejuta embung-embung dan subsidi bibit pertanian berkualitas
3. Melanjutkan program pendidikan dan kesehatan gratis berkualitas.
4. Pembangunan bendungan paselloreng dan saluran irigasi desa.
5. Peningkatan kualitas, kapasitas dan kuantitas debit air PDAM Sengkang.
6. Penyediaan dan Pembangunan sarana air bersih di tiap desa.
7. Pemberian dan peningkatan intensif kepala, imam desa, imam dusun dan guru mengaji.
8 Bedah rumah gratis Untuk taraf kehidupan masyarakat lemah Banyak di bawah garis kemiskinan.
9. Bantuan modal usaha UKM

Penulis : Udink
Editor: Reonaldhy

Abur nyerocos,Tim dan Simpatisan Tertawa

WMNews-Suasana jadi riuh setelah  pasangan nomor urut lima H.A.Burhanuddin Unru-H.A.Syahrir Kube Dauda naik ke podium memaparkan visi-misi dihadapan tim dan simpatisan peserta Pilkada yang lain,sengkang 1/9/2013.

Nada bicara Abur yang asal nyerocos membuat seisi ruang gedung DPRD tertawa terbahak-bahak, selain membantah segala sindiran pedas paslon sebelum nya dengan mengangkat perolehan penghargaan nya,WTP salah satunya. Abur juga membeberkan ke 4 calon yang lain merupakan adik-adiknya dan satu diantaranya adalah neneknya.

Hal lain yang membuat orang tergelitik saat abur melantik dirinya sebagai professor  pesuruh (pemerintahan) bukan hanya sering menyuruh pejabat kedinasan bahkan salah satu calon juga katanya sering disuruh yakni pasangan nomor urut enam.

"Pak Wabup juga biasa saya suruh (H.Amran Mahmud) he he he"canda abur.

Penulis : Reonaldhy AA
Editor: Zaskya

Andi Asriadi Mayang-Saidiman Jadi Tertawaan di DPRD Wajo

WMNews-Pemaran visi-misi pasangan nomor urut tiga Andi Asriadi Mayang-Saidiman jadi tertawaan simpatisan kandidat lain, Minggu,1/9/2013.

Hal itu karena Saidiman yang berdiri di belakang Andi Asriadi mayang yang sedang membacakan program kerjanya terus tertawa mendengar Andi Asriadi Mayang yang tak hentinya berbicara meski bel batas waktu yang diberikan telah dibunyikan.

Di hadapan para peserta Pilkada Wajo, tim dan simpatisan peserta Pilkada menertawakan Saidiman yang berdiri di belakang Andi Asriadi Mayang. Tingkah laku Saidiman yang menertawakan calon Bupatinya menjadi tertawaan peserta lain yang mengikuti kegiatan tersebut, yang hadir juga menertawakan gaya H.Saidiman layaknya seorang ajudan inspektur upacara yang mengapit map disisi kiri dan yang lebih membuat orang tertawan Saidiman tak mendapat kesempatan berbicara.

Pemaparan yang di gelar DPRD Wajo ini dihadiri seluruh peserta Pilkada Wajo. Setiap calon hanya diberikan waktu 15 menit untuk memaparkan visi, misi dan programnya

Penulis : Udink
Editor: Zaskya
 
Copyright © 2013 WAJO MESRA NEWS
Design by FBTemplates | BTT