WMNews-Empat Pasangan Calon (paslon) Bupati Wajo berlomba-lomba menghadirkan juru kampanye (jurkam) dari elite partai di pusat yang dianggap berpengaruh, termasuk para Caleg DPR RI pada kampanye September mendatang. Bahkan, paslon menyiapkan jurkam disetiap kecamatan. Berbeda dengan pasangan Andi Asriadi Mayang-Saidiman (Amin), pasangan nomor urut 3 ini justru tidak akan menggelar kampanye akbar, sedangkan pasangan Andi suriadi Belo-Sabaruddin Mallo (ASB) belum menentukan siapa-siapa yang akan jadi jurkam paslon nomor urut empat ini.
Pasangan Sanusi Karateng-Andi Surya Agraria (Sutera) misalnya berencana menghadirkan Ketua umum DPP Hanura Wiranto dengan Hary Tanoesudibjo sebagai jurkam, sejumlah Caleg DPR RI seperti Rahman Halid. Serta, pengurus wilayah Partai Hanura Sulsel beserta Caleg Provinsi dari Hanura asal Dapil Soppeng-Wajo. Pasangan nomor urut 1 ini juga akan menggunakan pengurus partai Hanura Kabupaten Wajo sebagai Jurkam.
Master Campaign Sutera, Andi Dedy Achmad Iqbal mengatakan meskipun belum dibicarakan secara resmi, karena masih menunggu jadwal resmi dari KPU, tapi dari elite Partai Hanura, nama-nama tersebut yang direkomendasikan. Setiap partai pengusung lain pun juga akan merekomendasikan nama-namanya seperti PDK dan PPN. Rencananya, Sutera akan menghadirkan artis ibu kota dalam kampanye akbar yang akan dipusatkan di kota Sengkang. Kampanye yang sama juga akan digelar di 14 kecamatan.
Pasangan nomor urut 2, Andi Safri Moddin-Rahman Rahim (Samaki') juga akan menghadirkan petinggi partai demokrat Pusat seperti Sekjen DPP Partai Demokrat,Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), Anggota Dewan Pembina DPP Partai Demokrat pramono Edyt Wibowo, serta sejumlah anggota DPR RI asal Sulsel seperti Jafar Hafsah, Andi Timo Pangerang dan beberapa caleg DPR RI asal Demokrat. Bahkan, Samaki' juga akan menghadirkan Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel, Ilham Arif Sirajuddin
Juru bicara Samaki', Ardiansyah Rahim mengatakan pihaknya akan memaksimalkan figur-figur berpengaruh dikedua partai pengusung pasangan tersebut, yakni Demokrat dengan PKS, mulai figur ditingkat pusat hingga provinsi, termasuk para caleg DPR RI partai tersebut.
"Saat ini, belum ada pembagian zona kampanye untuk pilkada, jadi, kita akan sesuaikan dengan kebutuhan saja nanti. Misalnya, di dapil tempe, kita akan tempatkan figur yang bisa menjual pasangan ini,"tandasnya.
Sementara itu, Pasangan nomor urut 3, Andi Asriadi Mayang-Saidiman (Amin) berencana tidak melakukan kampanye dalam skala besar-besaran. Menurut Saidiman selain memakan cost politik yang besar, kampanye akbar juga dianggapnya bukan metode yang efektif untuk menggaet dukungan, pasangan ini tetap memilih door to door pada kampanye nanti.
Selain itu, Ketua DPC PKNU Kabupaten Wajo ini menuturkan menghindari mobilisasi massa yang hanya akan mengganggu keamanan dan ketertiban berlalulintas, juga mengindari terjadi hal-hal yang bisa merugikan masyarakat jika melakukan kampanye akbar.
"Tidak usah ada kampanye besar-besaran, kasihan masyarakat yang seharusnya pergi bekerja tapi kita sita lagi waktunya untuk hadir kampanye. Apalagi, tanpa kampanye pun masyarakat sudah tau figur yang akan memperjuangkan aspirasinya kelak,"imbuhnya.
Sedangkan, pasangan nomor urut 4, ASB hingga, Minggu 11 agustus kemarin belum menentukan siapa-siapa yang ditunjuk jadi jurkam. Anggota Tim pemenangan ASB, Sudarmin mengatakan kemungkinan fungsionaris partai pengusung yang akan didatangkan dari Makassar, mengenai nama-namanya belum dipastikan.
Hal serupa dilakukan pasangan nomor urut 5, Andi Burhanuddin Unru-Andi
Syahrir Kube Dauda (Asyik),Jurkam akan disiapkan mulai tingkat pusat,
provinsi dan Kabupaten dari setiap partai pengusung mulai Golkar, PDI-P,
PPP, PKB, Patriot. Khusus dari partai Golkar dari DPP seperti Syamsul
Bachri, DPD Sulsel ada HM Roem dan Adjip padindang.
Ketua tim
Pemenangan Pasangan Asyik, H Norman Da'I Basri mengatakan semua elite
partai pengusung akan dihadirkan, mengenai nama-namanya masih menunggu
usulan dari partai pengusung lain. Jurkam dari setiap partai pengusung
ini nantinya akan ditempatkan di setiap kecamatan, ada 14 kecamatan.
Bahkan, untuk menghibur massa, pasangan Asyik akan menghadirkan artis
ibu kota.
"Kita juga berharap ketua DPD Golkar Sulsel, SYL bisa
hadir, semoga beliau ada waktu nanti. Tapi, nama-nama yang sudah saya
sebut tadi dari Golkar sudah kita mintai kesediaannya untuk hadir lalu
dilaporkan ke KPU,"tandas Sekretaris DPD Golkar Wajo ini.
Sementara,
pasangan nomor urut 6, Amran Mahmud-Andi Yusuf machmud Korosi (AYM)
rencana akan menghadirkan Ketua Umum DPP PAN, Hatta Rajasa, Ketua DPP,
Zulkifli Hasan dan Ketua Fraksi PAN DPR RI, Catur Sapto Edy. Ada Andi
Yuliani Paris, Ashabul Kahfi, Dodi Amiruddin dan Indira Cunda Titha
Syahrul.
Ketua Tim Kampanye AYM, Azis Pangeran mengatakan
pihaknya sudah melakukan komunikasi dan meminta kesediaan yang
bersangkutan, termasuk Indira Cunda Titha. Menurutnya, putri Gubernur
Sulsel tersebut merupakan salah satu kader PAN yang diandalkan jadi
jurkam pada saat kampanye AYM nanti.
Penulis: Hamzah
Editor: Reonaldhy AA
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar