WMNews-Pelaksanaan debat kandidat oleh KPUD Wajo di Baruga Lasangkuru
Islamic Centre, minggu, 8/9/2013, kebanyakan membahas masalah pertanian.
Enam pasangan calon (paslon) yang ingin maju bersaing dalam
Pemilukada 18 September mendatang akhir-nya terbawa arus bahas potensi
terbesar di Kabupaten Wajo ini.
Pembahasan tentang masalah pertanian diawali oleh salah seorang
finalis, Finalis II Prof Aris Baso Pakar ekonomi dan pembangunan.
Menurut-nya, pertumbuhan ekonomi kabupaten Wajo selama ini meningkat
11 persen sejak tahun 2011 lalu. Peningkatan itu bahkan diatas
pertumbuhan ekonomi Sulsel yang hanya berada di-angka 8,4persen.
“Hal itu patut kita apresiasi, dan tak dipungkiri bahwa saat ini
Kabupaten Wajo adalah penyumbang terbesar peningkatan ekonomi masyarakat
yang berasal dari bidang pertanian. Kenapa hal ini penting bagi
kandidat karena mayoritas masyarakat Wajo bekerja dan berpenghasilan
di-bidang pertanian,” tutur Aris Baso.
Masing-masing kandidat, diberi pertanyaan oleh finalis. Mereka harus
memberi jawaban dan memaparkan program mereka terkait pertanian dalam
waktu tiga menit.
Berikut jawaban kandidat pasangan calon :
Amin : “Wajo adalah daerah multi dimensi, dimana diantara-nya
terhampar sawah, perkebunan, danau dan perkebunan. Maka semesti-nya
harus di-sedia-kan irigasi. Selain itu, pemerintah juga harus melakukan
kerja sama dengan pupuk kaltim dan membangun sejuta kantong air”.
ASB : “Pertanian sangat ditunjang dengan perbaikan infrastuktur dan
sistem pompanisasi modern, jika terpilih kami akan beri perhatian penuh
pada pertanian”
Asyik : “Keberpihakan pemerintah terhadap pertanian selama ini cukup
besar, alasan-nya, karena 80persen masyarakat Wajo hidup dipertanian.
Sejauh ini, pemerintah fokus pertanian namun tidak mengabaikan sektor
lain. Tentu dengan keberhasilan pertanian ini akan kami lanjutkan karena
telah berhasil mengangkat pendapatan dan kesejahteraan masyarakat dari
5,6persen tahun 2007 lalu menjadi 11 persen lebih tahun 2011 kemarin.
Kedepan, kami juga akan melakukan kerjasama dalam hal kebijakan
strategis dengan Universitas Hasanuddin (Unhas),”.
AYM – Amanah : “Jika terpilih, kami akan membangun pertanian
berbasis terpadu, pasangan AYM juga akan berdayakan para professor dari
pulau jawa dan sulawesi untuk kawal pertanian,”
Sutera : “Kami akan tanggulangi permasalahan pengairan melalui sistem
pompanisasi secara modern, kami akan upayakan air sungai naik ke-gunung
dan mengairi sawah kita, sumur bor yang selama ini dilakukan berdampak
dan bisa merusak lingkungan Begitupula pupuk saat ini tidak tersalurkan
dan jika terpilih kami akan distribusikan dengan baik dan harus merata,”
Tabe’ Samaki : “Tak dipungkiri, pertumbuhan ekonomi meningkat, namun
hal itu kelihatan-nya tidak berdampak pada penurunan angka
kemiskinan,”.
Penulis:Aci
Editor: Reonaldhy AA
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Posting Komentar