![]() |
| Warga terpaksa gunakan perahu |
WMNews - Pasca ambruknya jembatan Allibangeng Kelurahan Sompe Kecamatan Sabbangparu Kabupaten Wajo,Warga terisolir karena akses terputus akibat mobil tronton yang masih berada diatas jembatan,Jum`at,27/9/2013. Area jembatan saat ini terlihat terpasang polisiline dari Kepolisian Resort Wajo.
Akses alternatif yang menghubungkan Kelurahan Sompe dengan Sejumlah Desa/Kelurahan terputus, diantaranya masyarakat dari Desa Liu,Desa Worongnge yang hendak menuju kota sengkang atau sebaliknya harus menggunakan alat transportasi tradisional (Perahu) atau memutar melalui Desa Caleko, sekitar 50 kilometer, bahkan diantara mereka ada yang nekat berenang.
"Saya pilih naik perahu karena dekat ji rumahku disini, daripada saya naik kendaraan mutar sudah jauh, jalannya juga tidak bagus,mending saya naik perahu paling bayar Rp. 5000," ucap Aminuddin salah seorang pengguna perahu.
"Sudah dua hari kami naik perahu, susah sekali karena kebutuhan sehari-hari kami harus ke Pasar Salojampu atau ke Sengkang, paling juga cuma bisa berharap secepatnya diperbaiki," ucap warga yang lain.
Hingga hari kedua belum ada upaya evakuasi mobil yang ambruk bersama jembatan Allibangeng, aktivitas warga mulai terusik yang harus melalui akses jembatan allibangeng, tak pelak diantara mereka ada yang kesal dengan kondisi jembatan yang masih mengalami kerusakan akibat Dumtruk berbobot 20 Ton tersebut masih nyangkut di tengah jembatan.
Penulis : Amnar
Editor : Reonaldhy AA

Posting Komentar