Recent in Culture

BREAKING

Senin, 23 September 2013

Temukan 16 Pelanggaran Pilkada, Aliansi Nurani Rakyat Demo KPU


WMNews - Ratusan warga Kabupaten Wajo yang tergabung dalam Aliansi Nurani rakyat  menggelar aksi unjuk rasa kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wajo Senin (23/09/2013).


Demonstran terhalang besi kawat berduri
Kedatangan pengunjuk rasa ini memprotes sikap KPU Wajo yang terkesan membiarkan pelanggaran tahapan dan aturan Pemilukada Wajo.  Pengunjuk rasa menyampaikan aspirasinya dengan berorasi di luar kantor KPU Wajo sambil membakar ban sebagai simbol penolakan segala bentuk kecurangan.                                                            
Sekitar 10 orang perwakilan  pengunjuk rasa di perbolehkan  masuk ke dalam Kantor KPU. Koorlap Unjuk Rasa Nurani Rakyat A. Mappanyukki didepan para Komisioner KPU menegaskan bahwa ada 16 dugaan pelanggaran dan kecurangan Pilkada Wajo yang terstruktur, sistematis dan massif.

Ke 16  dugaan pelanggaran dan kecurangan kata A. Mappanyukki yakni, meloloskan pasangan calon yang sedang dalam proses hukum (tersangka) dalam tindak pidana penganiayaan, satu partai pengusung, mengusung 2 kandiadat yakni pasangan calon nomor urut 3 dan 4, banyak pemilih yang tidak didaftar dan masuk dalam DPT, pengurangan DPT sekitar 6.000 yang dinilai tidak wajar, banyak ditemukan surat pemilih ganda yang diterima oleh pemilih, kartu pemilih warga diberikan saat berada di TPS, Baliho, banner dan tanda gambar oleh paslon incumbent disejumlah fasilitas umum seperti di marka jalan lampu merah dan pohon setelah masa kampanye selesai atau pada saat minggu tenang hingga masa pencoblosan.

Selain itu, melibatkan PNS, pejabat negara, pejabat struktural dan fungsional serta kepala desa dan lurah serta camat pada masa kampanye yang menguntungkan paslon incumbent, melaksanakan kampanye saat melewati batas waktu kampanye yang ditelah ditetapkan KPUD yang dilakukan oleh paslon incumbent, penggunaan mobil dinas dan fasilitas negara pada saat kampanye oleh paslon incumbent, surat pemilih yang tidak diserahkan ke pemilknya dan dibawa masuk kelokasi TPS yang diduga akan digunakan untuk memenangkan salah-satu kandidat, kotak suara yang tidak dijaga dilokasi TPS pada malam pencoblosan, dugaan pemberian uang kepada kepada calon pemilih untuk memenangkan salah-satu kandidat, pemberian beras, gula, mie instan, sarung, sajadah dan benang sutera pada masa kampanye, penggunaan kartu pemilih oleh warga dari luar Kabupaten Wajo dan ditemukan 3 warga Makassar yang diamankan karena menggunakan kartu pemilih yang sengaja digunakan oleh salah-satu paslon.





Penulis: Hamzah
Editor: Ronaldhy AA



About ""

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Vivamus suscipit, augue quis mattis gravida, est dolor elementum felis, sed vehicula metus quam a mi. Praesent dolor felis, consectetur nec convallis vitae.

Posting Komentar

 
Copyright © 2013 WAJO MESRA NEWS
Design by FBTemplates | BTT