![]() |
| Ilustrasi Safri-Rahman Orasi |
Pawai yang melibatkan ratusan kendaraan baik roda dua dan roda empat ini, keduanya membeberkan janji Budiman periode 2009-2013 Andi Burhanuddin Unru-Amran Mahmud (Budiman) yang tidak terealisasi.
Antusias masyarakat mengikuti kegiatan itu menyebabkan kemacetan panjang di jalan poros Makassar-Luwu di Kecamatan Sajoangin, Keera, dan Pitumpanua.
"Apakah masyarakat Wajo hanya ingin terus dijanji. Janji pasangan Budiman di atas materai tidak ada yang terealisasi, pemekaran Wajo Utara, Rp 1 Milyar per desa, Pebaikan ini infrastruktur jalan, semuanya hanya janji palsu," ungkap Andi Safri dalam orasinya dari atas kendaraan.
Pasangan bernomor urut 2 ini juga meminta pendukung dan simpatisannya untuk tidak mempercayai hasil survey yang dikeluarkan setiap kandidat Pilkada. Menurutnya, hasil survei itu hanya rekayasa kandidat saja karena hinggasaat ini survey tertinggi masih dipegang pasangan Andi Safri-Rahman Rahim.
Sementara itu, Rahman rahim mengajak masyarakat Wajo bagian utara untuk bersatu memberi dukungan kepada pasangan yang berasal dari Wajo bagianutara. Ia menjelaskan, selama ini Wajo bagian Utara kurang mendapat perhatian pemerintah. Olehnya itu, sebagai orang Wajo bagian Utara, keduanya memastikan tidak akan lupa dengan daerah asalnya itu.
"Mari membangun Wajo bagian utara yang selama ini tidak diperhatikan pemerintah. Kapan lagi putra Wajo bagian Utara memimpin kalau bukan dari dukungan orang Wajo bagian utara itu sendiri putra daerahnya," terang Rahman.
Penulis: Udink
Editor: Reonaldhy AA

Posting Komentar