WMNews - Pemerintah Kabupaten Wajo dalam kurun waktu empat tahun tujuh bulan lebih sejak tanggal 9 Februari 2009 sampai saat ini telah banyak mengalami perkembangan yang cukup pesat, baik dari pertumbuhan ekonomi maupun tingkat kesejahteraan masyarakat secara luas. Kondisi ini membuktikan Kabupaten Wajo telah mengalami kemajuan dari sudut kinerja pemerintahan, pembangunan dan pelayanan kemasayarakatan.
Hal itu diungkapkan Bupati Wajo HA Burhanuddin Unru pada Hari Kesadaran Nasional (HKN) saat menjadi pembina Upacara HKN di Lapangan Upacara Kantor Bupati Wajo.
Hadir pada peringatan HKN tersebut Wakil Bupati Wajo H. Amran Mahmud, Sekkab Wajo HA Witman Hamzah, dan para kepala SKPD.
Burhanuddin Unru mengungkapkan, peningkatan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Wajo sejak 2009 lalu hanya sebesar 5,10 % telah meningkat menjadi 10,93 % pada tahun 20011 bahkan saat ini telah menyentuh angka di atas 11 %.
Selain itu kata dia, pada tahun 2009 pendapatan perkapita penduduk sebesar Rp12,1 juta, dan mampu ditingkatkan menjadi Rp17,1 juta pada tahun 2011, bahkan saat ini telah menyentuh angka di atas Rp18 juta perkapita.
Mantan Sekkab Wajo ini menambahkan, Indeks Pembangunan Manusia juga mengalami peningkatan nilai dari sebelumnya di tahun 2009 sebesar 69,44 % meningkat menjadi 71,04 % pada tahun 2011.
"Peningkatan ini tentu ditunjang dengan adanya kebijakan pokok pemerintah daerah yang menopang kebijakan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan berupa program pendidikan gratis yang dimulai dari jenjang pendidikan sekolah dasar sampai dengan sekolah menengah atas, serta program kesehatan gratis dimulai sejak tahun 2009 sampai 2013 dengan nilai investasi kurang lebih Rp200 milyar," ujarnya.
Sementara itu lanjut dia, Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kabupaten Wajo senantiasa tetap bertumpu pada sektor pertanian sebagai penyumbang terbesar dari pertumbuhan ekonomi Kabupaten Wajo sebesar 38,65 % dan Kabupaten Wajo sebagai penyumbang terbesar program ketahanan pangan untuk surplus 2 juta ton beras di Sulawesi Selatan.
Bahkan saat ini Kabupaten Wajo berada pada posisi garda terdepan dalam ketahanan pangan nasional dengan produktivitas pertanian sebesar 737.023 ton gabah atau meningkat sebanyak 199 ribu ton gabah dari tahun sebelumnya, sehingga terdapat surplus beras sebanyak 62 ribu ton.
Penulis: Hamzah
Editor: Zaskya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Posting Komentar